Dualism


Gagasan tentang dualisme sudah ada sejak nenek moyang, bahkan mungkin saja dari awal manusia pertama Adam dan Hawa pun telah ada pemikiran tentang ini, tetapi menjadi awal mula suatu pemikiran dualisme ini setidaknya sejak zaman Plato dan Aristoteles dan terkait tentang eksistensi jiwa mengenai kecerdasan dan kebijakan.
Dualisme ini adalah suatu faham yang memandang segala sesuatu yang ada di dunia ini hanya terbagi dalam dua macam; hitam dan putih, baik dan buruk, bagus dan jelek, dan lain sebagainya. Hal ini yang membuat pikiran manusia menjadi terbatas antara yang baik dan yang buruk, sehingga cenderung menganggap bahwa sesuatu yang sedikit adalah yang tidak normal.
Pada dasarnya penulis disini adalah kaum minoritas yang sedikit berbeda dengan "mereka" sehingga akhirnya terinspirasi untuk menulis artikel ini.

Lantas, apa yang menarik dari pembahasan ini?
Coba anda bayangkan betapa hidup anda ada dalam lingkaran dualisme ini, sangat terbatas, tidak bebas nilai, berjalan apa adanya menurut alur modernisasi dan industrialisasi yang harus berjalan seperti keinginan "mereka". Apabila sesuai dengan keinginan "mereka", maka anda dikatakan baik.
Lantas dimana diri anda yang sebenarnya? Dimanakah eksistensialis yang para tokoh Psikologi katakan? Bukankah anda adalah seorang "robot" yang perilakunya sudah direncanakan?
Maksudnya adalah bukan untuk menjadi seorang pemberontak dunia dalam hal ini, tetapi jadilah pemberontak bagi diri sendiri. Anda tidak lah baik, tetapi anda juga tidak buruk, diri anda adalah hidup anda, bukan hidup mereka.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Dualism"

Posting Komentar